|
Sebanyak 66 orang mahasiswa Politeknik Informatika Del (PI Del) resmi dilantik sebagai ahli madya pada wisuda PI Del yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 6 September 2008 yang lalu. Acara yang bertempat di gedung Auditorium PI Del ini dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Bpk. Mardianto, Menteri Riset dan Teknologi Bpk. Kusmayanto Kadiman, Dirjen Otonomi Daerah Bpk. Sojuangon Situmorang, Koordinator Kopertis Wilayah I Bpk. Zainuddin, Bupati Toba Samosir, Bupati Samosir, Ketua Dewan Pembina Yayasan Del Luhut Binsar Pandjaitan, pengurus Yayasan Del, Direktur PI Del, wisudawan, orang tua, para pejabat daerah dan undangan lainnya. Acara dimulai tepat pukul 10.00 WIB. Setelah prosesi sidang akademik memasuki ruangan dan Direktur PI Del membuka sidang akademik terbuka secara resmi, nyanyian lagu Indonesia Raya menjadi pembuka acara wisuda. Acara dilanjutkan dengan pemberian sambutan wisuda oleh Direktur PI Del, Dr. Inggriani.
Pada sambutannya, Direktur PI Del menyatakan bahwa sampai tahun 2008, PI Del telah melepas 294 ahli madya bidang informatika ke dunia kerja. Hal ini merupakan salah satu bukti mengenai kontribusi nyata Yayasan Del dan PI Del ke masyarakat, di samping kontribusi lain yang dapat dirasakan masyarakat luas dengan keberadaan PI Del di Tobasa. Pada kesempatan tersebut, Direktur PI Del juga berpesan kepada wisudawan agar mengingat bahwa cita-cita Pendiri Yayasan Del adalah menghasilkan manusia yang seutuhnya, bukan hanya kepandaian tetapi berkelakuan baik, mempunyai hati dan mengasihi sesama. Selain itu, setelah lulus, para wisudawan harus terus belajar dan jangan lupa bahwa studi bukan hanya mengejar ijazah. Learning to do, learning to know, learning to be, learning to live together. Para wisudawan juga dihimbau untuk tetap bersatu dalam perhimpunan alumni. Setelah sambutan Direktur PI Del, acara dilanjutkan dengan pesan-pesan wisuda dan dies natalis PI Del oleh Menteri Negara Riset dan Teknologi, Kusmayanto Kadiman. Pada sambutanya, Menteri Ristek menyampaikan bahwa saat ini masyarakat sangat memerlukan informasi yang berkualitas untuk penguatan masyarakat dalam rangka membangun peradaban bangsa Indonesia. Untuk memperoleh informasi tersebut diperlukan peralatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) baik hardware maupun software sehingga pengumpulan, pengolahan dan penyebaran data dapat dilakukan dengan cepat dan mudah. Menteri Ristek menambahkan bahwa pemanfaatan TIK bisa menjadi tantangan sekaligus peluang bagi SDM TIK di Indonesia. TIK menjadi tantangan mana kala keberadaan TIK secara nasional harus dapat menjawab berbagai permasalahan TIK antara pusat dan daerah, bagaimana meningkatkan akses informasi dan pengetahuan dengan pengembangan SDM, menjadikan TIK sebagai salah satu solusi memecahkan permasalahan bangsa, dan menjadikan TIK sebagai alat pemersatu bangsa Indonesia. Di sisi lain, pemanfaatan TIK menjadi sebuah peluang untuk pangsa pasar Indonesia dengan melihat kondisi geografis, demografis, pembangunan infrastruktur dan keberadaan program pembangunan pemerintah. Selain itu, pada sambutannya Menteri Ristek menyampaikan bahwa secara nasional,Indonesia bertekad untuk memanfaatkan TIK sebagai pemersatu NKRI yang efektif. “Kita tidak lagi menggunakan beras dan minyak tanah sebagai Secara khusus, Menristek memberikan pesan kepada mahasiswa/wi dan wisudawan/ti. “Para mahasiswa/wi dan wisudawan/wati yang notabene masuk dalam kategori generasi millenials tentu menjadikan isu-isu silaturahmi (stay in touch), gembira (having fun) dan lebih produktif (more productive) sebagai perhatiannya. Peluang terbuka lebar dengan memperhatikan ketiga sasaran hidup tersebut. TIK tak pelak menjadi faktor penentu keberhasilan bagi generasi ini. Setelah penyampaian pesan-pesan wisuda dan dies natalis oleh Menteri Riset dan Teknologi, acara dilanjutkan dengan pelantikan wisudawan dan wisudawati PI Del Angkatan 2005 oleh Direktur PI Del. Pada acara ini dibacakan prasetia alumni oleh para wisudawan dan wisudawati yang dipimpin oleh salah seorang wisudawan. Mahasiswa yang berhasil dan diwisuda pada hari itu terdiri atas 17 orang dari program studi Teknik Informasi, 25 orang dari program studi Manajemen Informatika, 24 orang dari program studi Teknik Informatika. Pada sidang akademik terbuka ini, acara juga dirangkai dengan pemberian penghargaan kepada wisudawan wisudawati terbaik dari masing-masing program studi, mahasiswa dengan peningkatan prestasi akademik terbaik untuk masing-masing angkatan dan mahasiswa teladan.
Perayaan Dies Natalis PI Del yang ke-7 Setelah sidang akademik terbuka ditutup, acara dilanjutkan dengan perayaan Dies Natalis PI Del yang ke-7. Pada perayaan ini, beberapa tamu undangan memberikan kata sambutan. Tamu undangan yang memberikan kata sambutan yaitu: Bupati Tobasa Monang Sitorus, Koordinator Kopertis Wilayah I Zainuddin, dan Menteri Dalam Negeri Mardianto. Mendagri Mardianto dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur dan bangganya karena akhirnya bisa hadir di lokasi kampus PI Del di Sitoluama Laguboti. Beliau menyatakan sudah tiga kali berkeinginan untuk mengunjungi PI Del, namun baru bulan September 2008 bisa terwujud. “Syukur yang tak pernah habis, karena akhirnya saya bisa hadir meski sudah lama diundang Jenderal Luhut. Saya sudah lama ingin datang ke PI Del karena ingin melihat langsung dan mengkaji apa yang dilakukan PI Del untuk diterapkan di Jawa Tengah sewaktu saya masih gubernur. Tapi akhirnya baru saat ini saya bisa datang,” katanya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Yayasan Del Luhut Pandjaitan memberikan pesan kepada wisudawan wisudawati agar selain memiliki ilmu pengetahuan dan keahlian yang hebat, harus juga memiliki loyalitas yang tinggi pada pekerjaan dan kesabaran dalam bekerja. “Sampai saat ini, alumni PI Del hampir semua bekerja setelah diwisuda. Tapi di sisi lain banyak anak-anak Del yang karena terlalu laku di dunia kerja sering seperti kutu loncat dan berpindah-pindah pekerjaan. Padahal selain kepintaran, perlu adanya loyalitas. Kita harus meniru prinsip Jepang dalam hal ini,” ujarnya. Ia juga mengingatkan para wisudawan dan mahasiswa agar jangan hanya mengejar peluang dan prestasi saja tapi harus menyadari bahwa hidup yang berprestasi itu haruslah juga dibarengi dengan semangat berbuat sesuatu bagi orang lain. Tidak hanya untuk diri sendiri atau keluarga saja. Usai acara wisuda dan dies natalis, mendagri, menristek dan tamu lainnya dibawa oleh Direktur PI Del dan Bpk. Luhut Pandjaitan berkeliling ke seluruh lokasi kampus untuk melihat lokasi dan fasilitas kampus. Di sela-sela tour campus, para tamu juga dibawa melihat pameran hasil karya mahasiswa PI Del dan karya alumni PI Del di Sumatera Utara, berupa program pemeliharaan gondang Batak.
|
Wisuda PI Del 2008 dan Dies Natalis PI Del yang ke-7; 66 lulusan PI Del siap memasuki pasar kerja
Posted by wilfri on September 12, 2008
Posted in PIDEL | Leave a Comment »
Life cycle of Servlet
Posted by wilfri on September 12, 2008
import java.io.*;
import java.util.*;
import javax.servlet.*;
import javax.servlet.http.*;
public class CounterPersist extends HttpServlet{
String fileName = “conter.txt”;
int count;
public void init(){
try{
FileReader fileReader = new FileReader (fileName);
BufferedReader bufferedReader = new BufferedReader(fileReader);
String initial = bufferedReader.readLine();
count = Integer.parseInt(initial);
}catch (FileNotFoundException e){count=0;}
catch (IOException e){ count =0;}
catch (NumberFormatException e){ count =0;}
}
public void doGet(HttpServletRequest requet, HttpServletResponse response)
throws IOException, ServletException{
response.setContentType(“text/plain”);
PrintWriter out = response.getWriter();
count++;
out.println(“Since loading, this is servlet has “+”been accessed”+count+”times.”);
out.close();
}
public void destroy(){
try{
FileWriter fileWriter = new FileWriter(fileName);
String countStr = Integer.toString(count);
fileWriter.write(countStr);
fileWriter.close();
}catch(IOException e){
e.printStackTrace();
}
}
};
best regards..
if06013@students.del.ac.id
Posted in JAVA | Leave a Comment »
1. Starting J2EE..
Posted by wilfri on September 12, 2008
For this section we will learn abot J2EE..
import javax.servlet.http.HttpServlet;
import javax.servlet.http.HttpServletRequest;
import javax.servlet.http.HttpServletResponse;
import javax.servlet.ServletException;
import java.io.PrintWriter;
import java.io.IOException;
public class HelloWorld extends HttpServlet{
public void doGet(HttpServletRequest request, HttpServletResponse response)throws ServletException, IOException{
PrintWriter out = response.getWriter();
out.println(“Hello World from servlet..!!”);
out.close();
}
}
if you have any question you can contact me if06013@students.del.ac.id
best regard,
Donny Wilfri Gultom
Posted in JAVA | Tagged: Add new tag | 1 Comment »
Hello world!
Posted by wilfri on September 7, 2008
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
Posted in Uncategorized | Leave a Comment »